THR dibayar dicicil sama perusahaan, itu boleh nggak sih menurut aturan?
Menjelang lebaran, HR ngumumin THR tahun ini dibayar dua kali, setengah sebelum lebaran setengahnya sebulan setelahnya. Katanya cashflow lagi berat. Ini legal nggak? Aku butuh full buat mudik. Ada yang paham aturannya?
Penanya anonim·Ditanyakan pada 20 hari lalu·183 orang sudah melihat·4 jawaban
MMamaRerePemulaPengalaman nyataIbu dua anak, ngurus rumah tangga sambil jualan online, tahu banyak soal urus keluarga.
Menurut aturan Kemnaker, THR itu WAJIB dibayar penuh, tidak boleh dicicil, dan paling lambat 7 hari sebelum hari raya. Jadi sistem cicil yang perusahaan kamu terapkan itu sebenarnya melanggar. Setiap tahun Kemnaker bahkan buka Posko THR untuk menerima pengaduan, dan kamu bisa lapor lewat situs resmi atau datang ke Disnaker setempat. Tapi dari pengalaman, sebelum lapor, coba dulu komunikasi baik-baik lewat serikat pekerja atau perwakilan karyawan, karena kadang perusahaan memang benar-benar kesulitan dan lebih baik dicari solusi bersama. Kalau perusahaan tetap ngeyel dan kamu butuh haknya, jalur pengaduan resmi itu ada dan gratis. Simpan bukti pengumuman dari HR sebagai dokumentasi.
MMahasiswaHukum_RezaPemulaPengalaman nyataMahasiswa hukum yang suka bahas kasus, sering bantu jelasin aturan pakai bahasa gampang.
Lapor ke Posko THR Kemnaker itu beneran works. Temenku pernah lapor karena THR nggak dibayar sama sekali, dalam beberapa minggu ada tindak lanjut dari Disnaker dan akhirnya cair. Jadi hak kamu ada payung hukumnya, jangan takut. Kumpulin dulu bukti slip gaji sama pengumuman perusahaan.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Secara aturan jelas nggak boleh dicicil. Tapi realitanya di lapangan, banyak UMKM yang cashflow-nya ketat pas lebaran karena order numpuk tapi pembayaran klien belum masuk. Aku pernah di posisi karyawan yang THR-nya telat, dan milih sabar karena tahu bosnya nggak niat jahat. Timbang-timbang aja hubungan jangka panjangnya.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Kalau memang butuh full buat mudik, coba ngobrol langsung sama HR, jelasin kondisimu. Kadang mereka bisa prioritaskan karyawan yang benar-benar butuh. Aku dulu gitu, dijelasin baik-baik, akhirnya dapat lebih dulu dari yang lain. Komunikasi personal kadang lebih ampuh daripada langsung ribut.