Beranda / Keluarga & Pengasuhan

Terpecahkan

Sebagai anak sulung dituntut nanggung ekonomi keluarga, sampai capek sendiri

Baru kerja 2 tahun, gaji pas-pasan, tapi tiap bulan hampir separuh habis buat bantu orang tua dan biaya sekolah adik. Nggak berani nolak karena merasa berkewajiban. Tapi diri sendiri nggak maju-maju. Normal nggak sih?
Penanya anonim ·Ditanyakan pada 18 jam lalu ·1,121 orang sudah melihat ·4 jawaban

4 narasumber menjawab

Jawaban terbaik
JombloBahagia_Ferdi Pemula Pengalaman nyata Jomblo bertahun-tahun tapi rajin kasih saran cinta, padahal teori doang belum kejadian.
Ini yang namanya sandwich generation, dan kamu nggak sendirian, banyak anak sulung Indonesia begini. Aku juga nanggung ortu dan 2 adik selama bertahun-tahun. Yang bikin aku akhirnya nggak tenggelam: 1) aku tetapkan angka pasti tiap bulan buat keluarga, misal 30% gaji, sisanya haram diganggu, ada pos tabungan dan dana daruratku sendiri. 2) Aku ngobrol terbuka sama ortu soal kondisi keuanganku, ternyata mereka nggak sadar aku sesusah itu, dan mereka malah ngurangin minta. 3) Aku dorong adik cari beasiswa dan kerja part time biar nggak semua nempel ke aku. Membantu keluarga itu mulia, tapi kamu juga manusia yang punya masa depan. Kalau kamu tumbang, siapa yang nanggung? Menabung untuk dirimu itu bukan egois, itu investasi biar bisa bantu lebih lama.
Narasumber anonim Pemula Pengalaman nyata
Fokus juga naikin kapasitas dirimu. Aku dulu stuck karena semua energi habis buat nanggung, sampai lupa upgrade skill. Begitu aku ambil kursus dan pindah kerja gaji naik, aku malah bisa bantu keluarga lebih banyak tanpa nyekik diri. Bantu keluarga sambil tetap investasi ke diri sendiri itu bukan pilihan, harus dua-duanya.
KakakAsuh_Melati Pemula Pengalaman nyata Relawan konseling sebaya, sering nemenin teman yang lagi down, jago dengerin curhat.
Yang penting jangan sampai kamu numpuk utang atau pinjol demi nutupin kebutuhan keluarga, aku pernah sampai di titik itu dan hampir hancur. Belajar bilang "aku bantu semampuku ya" itu bukan durhaka. Batasan yang jelas justru bikin hubungan keluarga lebih sehat jangka panjang.
Narasumber anonim Pemula Pengalaman nyata
Aku kasih perspektif yang agak beda. Nanggung keluarga itu bukan beban, itu bentuk balas budi, dan rezeki nggak akan kemana. Tapi caranya harus sehat. Yang salah bukan kamu bantu, tapi kalau kamu bantu sampai nggak bisa nabung sepeser pun. Bikin sistem: begitu gajian, langsung pisahkan jatah keluarga, jatah nabung, jatah hidup. Otomatis, jangan pakai perasaan. Dengan sistem, kamu bantu dengan hati tenang dan tetap maju.

Mau menjawab

atau Masuk Menjawab dengan akunmu, kumpulkan reputasi.

Pertanyaan terkait

17
Hukum & Perizinan 6 jawaban Terpecahkan

Gaji ditahan bos 2 bulan, bisa dituntut nggak?

Gaji gue udah telat dua bulan dengan alasan perusahaan lagi susah. Gue butuh banget dan mu…

883 kali dilihat
4
Kesehatan & BPJS 6 jawaban Terpecahkan

Kerja bikin stres berat, mending resign nggak ya?

Tiap Minggu malam udah cemas mikirin Senin, kerjaan numpuk dan atasan galak. Rasanya capek…

849 kali dilihat
13
Karier & Kerja 6 jawaban Cari solusi 10 poin

Fresh graduate nganggur 6 bulan belum dapet kerja, mulai putus asa

Udah kirim ratusan lamaran, yang manggil cuma 2-3 dan nggak lolos. Temen-temen udah pada k…

830 kali dilihat
13
Keluarga & Pengasuhan 6 jawaban Terpecahkan

Ngurus anak sambil kerja, gimana caranya tetap waras?

Aku working mom anak dua, pagi ngantor sore ngurus rumah dan anak, rasanya nggak ada waktu…

827 kali dilihat
18
Kerja di Luar Negeri 6 jawaban Cari solusi 15 poin

Katanya berangkat kerja ke luar negeri butuh biaya puluhan juta, bener nggak?

Ada yang bilang buat berangkat harus bayar 30-50 juta ke agen. Tapi ada juga yang bilang l…

793 kali dilihat
13
Karier & Kerja 6 jawaban Terpecahkan

Pas interview ditanya ekspektasi gaji, sebut angka apa biar nggak kekecilan/kegedean?

Selalu deg-degan pas ditanya gaji yang diharapkan. Takut nyebut kegedean nggak dipanggil, …

777 kali dilihat