Sebagai anak sulung dituntut nanggung ekonomi keluarga, sampai capek sendiri
Baru kerja 2 tahun, gaji pas-pasan, tapi tiap bulan hampir separuh habis buat bantu orang tua dan biaya sekolah adik. Nggak berani nolak karena merasa berkewajiban. Tapi diri sendiri nggak maju-maju. Normal nggak sih?
Penanya anonim·Ditanyakan pada 17 jam lalu·1,120 orang sudah melihat·4 jawaban
JJombloBahagia_FerdiPemulaPengalaman nyataJomblo bertahun-tahun tapi rajin kasih saran cinta, padahal teori doang belum kejadian.
Ini yang namanya sandwich generation, dan kamu nggak sendirian, banyak anak sulung Indonesia begini. Aku juga nanggung ortu dan 2 adik selama bertahun-tahun. Yang bikin aku akhirnya nggak tenggelam: 1) aku tetapkan angka pasti tiap bulan buat keluarga, misal 30% gaji, sisanya haram diganggu, ada pos tabungan dan dana daruratku sendiri. 2) Aku ngobrol terbuka sama ortu soal kondisi keuanganku, ternyata mereka nggak sadar aku sesusah itu, dan mereka malah ngurangin minta. 3) Aku dorong adik cari beasiswa dan kerja part time biar nggak semua nempel ke aku. Membantu keluarga itu mulia, tapi kamu juga manusia yang punya masa depan. Kalau kamu tumbang, siapa yang nanggung? Menabung untuk dirimu itu bukan egois, itu investasi biar bisa bantu lebih lama.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Aku kasih perspektif yang agak beda. Nanggung keluarga itu bukan beban, itu bentuk balas budi, dan rezeki nggak akan kemana. Tapi caranya harus sehat. Yang salah bukan kamu bantu, tapi kalau kamu bantu sampai nggak bisa nabung sepeser pun. Bikin sistem: begitu gajian, langsung pisahkan jatah keluarga, jatah nabung, jatah hidup. Otomatis, jangan pakai perasaan. Dengan sistem, kamu bantu dengan hati tenang dan tetap maju.
KKakakAsuh_MelatiPemulaPengalaman nyataRelawan konseling sebaya, sering nemenin teman yang lagi down, jago dengerin curhat.
Yang penting jangan sampai kamu numpuk utang atau pinjol demi nutupin kebutuhan keluarga, aku pernah sampai di titik itu dan hampir hancur. Belajar bilang "aku bantu semampuku ya" itu bukan durhaka. Batasan yang jelas justru bikin hubungan keluarga lebih sehat jangka panjang.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Fokus juga naikin kapasitas dirimu. Aku dulu stuck karena semua energi habis buat nanggung, sampai lupa upgrade skill. Begitu aku ambil kursus dan pindah kerja gaji naik, aku malah bisa bantu keluarga lebih banyak tanpa nyekik diri. Bantu keluarga sambil tetap investasi ke diri sendiri itu bukan pilihan, harus dua-duanya.