Beranda / Dunia Kantor

Sedang bertanya Cari solusi 5 poin

Gimana pendapat kalian soal balik WFO full setelah lama WFH?

Kantor saya baru ngumumin balik WFO full 5 hari seminggu setelah 2 tahun hybrid. Banyak yang protes tapi ada juga yang seneng. Gimana pendapat kalian, ini beneran perlu atau cuma gengsi manajemen?
Penanya anonim ·Ditanyakan pada 20 hari lalu ·732 orang sudah melihat ·4 jawaban

4 narasumber menjawab

Jawaban terbaik
DokterUmum_dr Hendra Pemula Pengalaman nyata Dokter umum di klinik, tiap hari periksa pasien, siap luruskan mitos kesehatan.
Saya awalnya benci disuruh balik WFO, tapi setelah dijalanin, saya lihat dua sisi. Enaknya WFO: batas kerja dan rumah jadi jelas, saya nggak lagi buka laptop jam 10 malam. Ngobrol langsung sama tim juga mempercepat kerjaan, hal yang di chat butuh sehari kelar dalam 5 menit ngobrol. Junior juga belajar lebih cepat lihat senior langsung. Tapi ruginya nyata: di Jakarta saya habis 3 jam sehari di jalan, capek, dan uang transport plus makan siang bikin gaji berasa terpotong. Buat saya idealnya hybrid, bukan full salah satu. WFO full 5 hari itu buat saya berlebihan, kayak manajemen nggak percaya karyawan bisa produktif tanpa diawasi. Padahal produktivitas diukur dari hasil, bukan dari kelihatan duduk di kursi.
RelawanBencana_Aji Pemula Pengalaman nyata Relawan tanggap bencana, sering turun ke lokasi, paham cara bantu dan info yang valid.
Menurut saya ini soal kepercayaan dan pengukuran. Banyak manajer Indonesia masih mengukur kerja dari kehadiran fisik, bukan output. Selama mindset itu belum berubah, WFO full bakal terus dipaksa. Tim saya buktikan produktivitas malah naik pas hybrid, tapi angka nggak ngalahin kebiasaan bos yang pengen lihat mukanya. Saran saya kalau kantor maksa balik, minta setidaknya kebijakan jam fleksibel biar bisa hindari macet puncak. Kompromi kecil gini lebih realistis daripada nolak total. Kalau tim kamu bisa nunjukin data produktivitas yang stabil pas hybrid, kumpulin bukti itu dan ajukan baik-baik. Data yang rapi lebih meyakinkan atasan daripada sekadar keluhan capek di jalan tiap hari.
AnakKos_Budi Pemula Pengalaman nyata Anak kos di Jakarta yang jago cari kontrakan murah dan tips hemat ala anak rantau.
Yang sering dilupakan, biaya WFO itu ditanggung karyawan tapi hemat buat perusahaan hanya kalau kantornya kepakai. Coba hitung: transport, makan, waktu di jalan. Buat saya sebulan bisa nambah sejuta lebih pengeluaran dibanding WFH. Kalau kantor maksa WFO tanpa naikin tunjangan transport, itu sama aja motong gaji diam-diam. Kalau memang harus WFO, wajar dong minta tunjangan transport disesuaikan. Itu bukan manja, itu hitungan yang adil. Coba ajukan hitungan ini secara sopan ke HR, bukan sebagai protes tapi sebagai usulan. Beberapa kantor mau kompromi kasih uang makan atau subsidi transport begitu sadar angka nyata yang ditanggung karyawan tiap bulan. Kalau kantornya tetap ngotot tanpa kompensasi, minimal minta jam fleksibel biar bisa hindari macet puncak yang paling menguras tenaga.
Narasumber anonim Pemula Pengalaman nyata
Saya termasuk yang seneng balik WFO, jujur. Selama WFH saya kerja dari kos sempit, sinyal jelek, dan susah fokus karena kasur cuma sejengkal dari meja. Mental saya malah drop karena nggak ada pemisah kerja dan istirahat, dan nggak ketemu orang berhari-hari bikin kesepian. Balik ke kantor bikin saya punya rutinitas, ketemu teman, dan mental lebih sehat. Jadi WFH nggak selalu surga, tergantung kondisi rumah dan kepribadian. Buat anak kos rantau kayak saya, kantor justru pelarian yang sehat. Jadi menurut saya kebijakan ideal itu ngasih pilihan, bukan maksa satu model buat semua orang. Kebutuhan tiap orang beda tergantung kondisi rumah, jarak, dan kepribadian, dan itu wajar dihormati.

Mau menjawab

atau Masuk Menjawab dengan akunmu, kumpulkan reputasi.

Pertanyaan terkait

3
Kesehatan Mental 4 jawaban Terpecahkan

Burnout kerja WFH, rasanya kerja nggak ada habisnya dan hampa

Kerja remote udah 2 tahun. Awalnya senang bebas, sekarang malah merasa kerja 24 jam, susah…

642 kali dilihat
1
Dunia Kantor 6 jawaban Terpecahkan

Rekan kerja suka nyolong kerjaan, harus lapor ke atasan nggak?

Ada satu teman satu tim yang sering ngaku-ngaku hasil kerjaan aku pas meeting. Bos jadi mi…

202 kali dilihat
2
Dunia Kantor 6 jawaban Cari solusi 15 poin

Tiap hari lembur tapi nggak dibayar, ini normal nggak sih?

Aku hampir tiap hari pulang jam 9 malam tapi lembur nggak pernah dihitung. Katanya sudah t…

772 kali dilihat
5
Dunia Kantor 6 jawaban Cari solusi 10 poin

Fresh graduate berkali-kali ditolak interview, salah di mana ya?

Udah lamar lebih dari 50 lowongan, dapat panggilan cuma 3 kali dan semua ditolak. Aku bing…

212 kali dilihat
2
Dunia Kantor 6 jawaban Terpecahkan

Kantor toxic banget, tiap hari isinya gosip, gimana bertahan?

Di kantorku orang-orang sukanya ngomongin belakang dan bentuk geng-gengan. Aku nggak nyama…

675 kali dilihat
5
Dunia Kantor 5 jawaban Cari solusi 10 poin

Gaji kecil banget, mending resign atau bertahan sambil cari kerja?

Udah kerja 2 tahun tapi gaji stuck di UMR, sementara beban kerja nambah terus. Aku pengen …

605 kali dilihat