Kuliah sambil kerja ambil kelas karyawan, worth nggak sih buat karier?
Umurku 27, kerja tapi cuma lulusan SMA. Mikir mau lanjut S1 kelas karyawan biar bisa naik jabatan. Tapi biayanya lumayan dan capek pasti. Buat yang udah pernah, apakah gelar kelas karyawan itu dianggap perusahaan? Worth nggak dibanding waktu dan uangnya?
Penanya anonim·Ditanyakan pada 21 hari lalu·208 orang sudah melihat·4 jawaban
Aku ambil kelas karyawan pas umur 28 sambil kerja full time, dan jujur worth banget, tapi ada syaratnya. Pertama, pastikan kampusnya terakreditasi minimal B dan izinnya jelas di situs resmi Kemendikbud (jangan tergiur kampus yang janjiin "kuliah cepat lulus" yang mencurigakan, ijazahnya bisa nggak diakui). Ijazah kelas karyawan dari kampus resmi itu SAMA nilainya dengan reguler, nggak ada tulisan "kelas karyawan" di ijazah. Kedua, banyak perusahaan mensyaratkan minimal S1 untuk naik ke level tertentu, jadi ini bisa buka pintu yang sebelumnya tertutup buat kamu, dan itu terjadi di kasusku, aku akhirnya bisa apply posisi supervisor. Soal capek, itu nyata, weekend dan malam habis buat kuliah. Tapi 3-4 tahun itu sebentar dibanding sisa karier kamu. Kalau perusahaanmu ada program bantuan biaya pendidikan, manfaatkan. Investasi ini bukan cuma soal gelar, tapi juga relasi dan cara berpikir.
WWeddingOrganizer_NitaPemulaPengalaman nyataWO enam tahun, tangani puluhan nikahan, paham urus konsep sampai atasi drama mertua.
Hati-hati pilih kampus. Banyak yang jual "gampang lulus" tapi akreditasinya bermasalah, dan pas kamu daftar CPNS atau perusahaan besar, ijazahnya ditolak. Cek dulu di PDDikti (situs resmi data pendidikan tinggi) apakah kampus dan prodinya terdaftar. Temanku sempat kena, kuliah 4 tahun tapi ijazah nggak diakui. Rugi banget.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Aku lagi jalanin sekarang dan capeknya nyata, tapi manageable kalau kamu atur waktu. Kuncinya kerjaan kantor jangan sampai keteteran, dan minta pengertian keluarga. Yang bikin worth, aku ketemu banyak orang dari berbagai perusahaan di kelas, networking-nya lumayan. Kalau niatmu kuat, jalanin aja, nggak akan nyesel.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Tergantung tujuanmu. Kalau memang kariernya butuh gelar S1 sebagai syarat formal, ya wajib ambil. Tapi kalau bidangmu lebih menghargai skill dan portofolio (misal desain, IT, marketing digital), kadang sertifikasi dan pengalaman lebih dihargai daripada gelar. Aku milih ambil kursus dan sertifikasi dulu karena lebih cepat berdampak di bidangku.