Mau kuliah S1 lagi di umur 32 sambil kerja, telat nggak?
Dulu cuma lulusan SMK, sekarang kerja tapi karier mentok karena ijazah. Pengen ambil kuliah S1 kelas karyawan tapi minder karena umur udah 32 dan takut nggak kuat bagi waktu sama kerjaan. Worth it nggak di umur segini?
Penanya anonim·Ditanyakan pada 21 hari lalu·698 orang sudah melihat·4 jawaban
IITenjoyer_2003PemulaPengalaman nyataKerja IT support, hobi ngoprek gadget, sering ditanya soal HP mana yang worth it.
Aku mulai kuliah kelas karyawan umur 34 dan lulus umur 38, sekarang jabatan dan gajiku naik jauh berkat ijazah itu. Jadi jawabanku: NGGAK telat, dan justru worth it kalau alasannya jelas (mentok karena ijazah, seperti kasusmu). Yang perlu kamu siapkan dari pengalamanku: 1) Pilih kampus yang jelas legalitasnya, cek akreditasi di web BAN-PT/PDDikti, jangan sampai ijazah nggak diakui. 2) Realistis soal waktu, kelas karyawan biasanya Sabtu-Minggu atau malam, jadi weekend-mu bakal habis buat kuliah dan tugas selama beberapa tahun. Siap-siap kurang me-time. 3) Ngobrol sama atasan, kadang kantor mau bantu subsidi atau kasih fleksibilitas jadwal. 4) Manfaatkan pengalaman kerjamu, banyak materi kuliah yang justru lebih gampang dicerna karena kamu udah praktik di lapangan. Minder umur itu cuma di kepala, di kelasku banyak yang lebih tua dariku dan semangatnya luar biasa. Umur 32 kamu masih punya 25+ tahun karier ke depan, investasi ini pasti balik.
AAdminOnlineshop_LiaPemulaPengalaman nyataAdmin toko online, tiap hari balas chat pembeli, ngerti trik jualan di marketplace.
Soal biaya, cek program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) yang sekarang ada di banyak kampus. Pengalaman kerjamu bisa dikonversi jadi SKS, jadi masa kuliah lebih singkat dan lebih murah. Temanku yang udah kerja lama cuma perlu beberapa semester berkat RPL. Tanyakan ini ke bagian akademik kampus incaranmu.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Sebelum mutusin, tanya diri sendiri dulu: ijazah S1 ini bakal beneran ngangkat kariermu, atau ada jalur lain yang lebih cepat dan murah? Di beberapa bidang (IT, digital marketing, desain), sertifikasi dan portofolio kadang lebih dihargai daripada ijazah. Tapi kalau bidangmu memang mensyaratkan S1 buat naik (misal mau jadi supervisor di perusahaan yang kaku soal ijazah), ya kuliah adalah jalannya. Aku dulu salah ambil jurusan yang nggak nyambung sama kerjaan, jadi rugi waktu. Pilih jurusan yang mendukung kariermu.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Yang bikin banyak orang gagal kuliah sambil kerja bukan otak, tapi manajemen energi. Aku hampir DO karena awalnya sok kuat ambil banyak SKS. Saranku ambil beban wajar, jangan buru-buru lulus. Lebih baik pelan tapi selesai daripada ngoyo lalu nyerah. Libatkan keluarga biar mereka paham kenapa weekend kamu sibuk, dukungan mereka penting banget.