Fresh graduate, udah lamar puluhan kerjaan tapi ditolak terus. Salah di mana?
Lulus setengah tahun lalu, udah kirim CV ke lebih dari 50 lowongan, yang manggil interview cuma segelintir, itu pun nggak lolos. Mulai putus asa dan minder. Sebenarnya masalahnya di mana ya?
Penanya anonim·Ditanyakan pada 3 jam lalu·529 orang sudah melihat·4 jawaban
AAnalisSaham_FikriPemulaPengalaman nyataAnalis pasar modal, main saham dan reksadana, siap jelasin investasi buat pemula.
Aku sekarang ikut nyaring CV di kantor, jadi aku tahu kenapa banyak fresh grad ditolak, dan ini biasanya bukan karena kamu jelek. 1) CV generik. Kalau kirim CV yang sama persis ke 50 tempat, itu kelihatan dan langsung diskip. Sesuaikan CV dengan kata kunci di tiap lowongan, tekankan skill yang mereka minta. 2) CV nggak menonjolkan hasil. Jangan cuma tulis "aktif organisasi", tulis "mengelola acara 200 peserta dengan anggaran X". Angka dan hasil konkret bikin beda. 3) Melamar yang nggak sesuai kualifikasi, buang-buang peluru. Fokus ke yang cocok. 4) Kurang pengalaman nyata, coba isi dengan magang, freelance, atau proyek pribadi biar CV nggak kosong. 5) Interview: latihan jawab pertanyaan umum, riset perusahaan, dan tunjukkan antusiasme. Kirim 50 CV asal itu kalah sama 10 CV yang dikustomisasi mateng. Kualitas di atas kuantitas. Kamu nggak gagal, cuma perlu benahi strategi.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Aku dulu sama, ditolak berbulan-bulan sampai mikir aku nggak berguna. Yang mengubah keadaan: aku berhenti cuma ngandalin lamar online (yang saingannya ratusan) dan mulai networking. Aku hubungi alumni kampus, ikut komunitas industri, dan minta referral. Kerjaan pertamaku dapat dari kenalan, bukan dari portal. Di Indonesia jaringan itu ngefek banget. Jangan malu minta bantuan senior atau dosen buat rekomendasi.
MMahasiswaAbadi_JokoPemulaPengalaman nyataKuliah molor tapi banyak pengalaman magang dan freelance, tahu seluk-beluk cari cuan.
Sambil melamar, isi waktu kosongmu dengan hal yang nambah nilai: kursus sertifikasi (banyak yang gratis atau dari program pemerintah kayak Kartu Prakerja), belajar skill yang lagi dicari, atau ambil magang walau bayarannya kecil. Gap kosong tanpa aktivitas itu red flag di CV. Aku ikut Prakerja dan sertifikatnya beneran bikin CV-ku lebih dilirik. Jangan cuma nunggu panggilan sambil rebahan.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Jaga mental ya, ini fase yang bikin minder tapi hampir semua orang lewatin. Ditolak itu bukan vonis soal nilaimu sebagai manusia. Minta feedback ke HR yang nolak kalau memungkinkan, kadang mereka mau kasih masukan berharga soal kekuranganmu. Perbaiki, coba lagi. Rezeki tiap orang beda waktunya. Yang penting jangan berhenti benahi diri dan jangan berhenti mencoba.