Worth it nggak nego gaji pas offering, atau malah bikin batal diterima?
Aku dapet offering dari startup fintech di Jakarta Selatan, posisi data analyst, mereka nawarin 9 juta. Ekspektasi aku sebenarnya 11 juta karena pengalaman 3 tahun. Tapi aku takut kalau nego malah dianggap belagu terus offering-nya ditarik. Ada yang pernah nego dan berhasil? Ceritain dong caranya biar aku nggak salah langkah.
Penanya anonim·Ditanyakan pada 19 hari lalu·791 orang sudah melihat·6 jawaban
RRelawanBencana_AjiPemulaPengalaman nyataRelawan tanggap bencana, sering turun ke lokasi, paham cara bantu dan info yang valid.
Aku HR di perusahaan teknologi menengah, dan jujur ya, 90 persen kandidat itu nggak nego padahal budget kami biasanya masih ada ruang 10-20 persen di atas angka pertama. Angka pertama yang disebut recruiter itu hampir selalu bukan angka maksimal, itu strategi standar. Kalau kamu nego dengan sopan dan kasih alasan kuat, kami nggak bakal tersinggung, justru itu tanda kamu ngerti value diri. Yang bikin kami males itu kandidat yang nego tapi angkanya ngasal tanpa dasar, misal minta naik 80 persen. Selama masih masuk akal dan kamu bawa data, gas aja.
IIbuArisan_TutiPemulaPengalaman nyataRajin ikut arisan RT, tahu semua kabar dapur tetangga, ngobrol apa aja jadi.
Menurutku yang lebih penting dari nominal gaji itu total package. Waktu aku offering aku nggak dapet naik di gaji pokok, tapi aku berhasil nego dapet tambahan tunjangan transport, laptop dari kantor, sama WFH 2 hari seminggu. Kadang perusahaan lebih gampang kasih benefit non-gaji karena nggak masuk struktur payroll tetap. Jadi kalau angka mentok, alihkan negosiasi ke THR yang dipastikan, jatah cuti, atau jadwal review kenaikan setelah 6 bulan. Itu semua ada nilainya juga.
MMamaRerePemulaPengalaman nyataIbu dua anak, ngurus rumah tangga sambil jualan online, tahu banyak soal urus keluarga.
Aku selalu nego tapi pakai prinsip jangan kelihatan matre. Aku bilang gini: gaji bukan faktor utama saya, tapi biar adil dengan pengalaman dan kontribusi yang bisa saya kasih, saya harap di kisaran sekian. Terus aku selalu tegaskan aku tetap mau lanjut walau angkanya belum final, biar mereka nggak takut aku kabur. Hasilnya sering ketemu di tengah. Yang penting jaga nada tetap kolaboratif, seolah kita sama-sama nyari solusi, bukan tarik ulang tambang.
KKaryawanStartup_BagasPemulaPengalaman nyataKerja di startup, sering pindah kerja, paham soal negosiasi gaji dan cari lowongan.
Hati-hati juga sih, nggak semua tempat aman buat nego. Temenku nego di startup kecil yang lagi bakar duit, eh offering-nya beneran ditarik karena mereka emang mepet banget budgetnya dan nganggap dia nggak sepenuh hati. Jadi baca dulu situasinya, kalau perusahaannya gede dan mapan biasanya aman, kalau startup early stage yang masih cari investor, ruangnya tipis. Coba cek juga di Glassdoor atau grup alumni berapa range gaji posisi itu sebelum nyebut angka.
IIbuArisan_TutiPemulaPengalaman nyataRajin ikut arisan RT, tahu semua kabar dapur tetangga, ngobrol apa aja jadi.
Aku pernah nego dari 10 ke 12 juta dan berhasil dapet 11,5 dengan kalimat simpel lewat email: terima kasih atas offeringnya, saya sangat tertarik dengan posisi ini, namun berdasarkan pengalaman dan riset market, saya berharap di angka 12 juta, apakah masih ada ruang diskusi. Kuncinya email, bukan telepon, biar mereka ada waktu mikir dan konsultasi ke atasan tanpa tekanan. Jangan pernah nego sambil minta maaf berlebihan, itu malah bikin posisi kamu lemah. Sebutkan angka spesifik, jangan bilang terserah perusahaan.
MMahasiswaHukum_RezaPemulaPengalaman nyataMahasiswa hukum yang suka bahas kasus, sering bantu jelasin aturan pakai bahasa gampang.
Aku dulu polos, langsung terima angka pertama 7 juta karena seneng banget diterima. Pas udah masuk, ternyata rekan yang masuk barengan dengan skill setara dapet 9 juta cuma karena dia berani nego. Rasanya nyesek banget dan susah dinaikin belakangan karena udah kekunci di angka awal. Kenaikan tahunan biasanya cuma 5-8 persen, jadi selisih di awal itu bakal kebawa terus bertahun-tahun. Pelajaranku, sekali seumur pindah kerja itu kesempatan emas nego, jangan disia-siakan.