Anak batita susah makan (GTM), berat badan seret, orang tua stres
Anak saya usia 1,5 tahun lagi susah banget makan, mingkem terus, sekali makan drama panjang. Berat badannya seret, kami khawatir dan stres tiap jam makan jadi medan perang. Yang pernah lewati fase GTM anak, gimana ngadepinnya?
Penanya anonim·Ditanyakan pada 21 hari lalu·90 orang sudah melihat·4 jawaban
MMakComblang_WatiPemulaPengalaman nyataHobi jodoh-jodohin orang di kampung, katanya udah puluhan pasangan jadian gara-gara dia.
Aku ibu dua anak yang dua-duanya pernah GTM (Gerakan Tutup Mulut) parah, jadi aku ngerti stresnya, tapi tarik napas dulu, ini fase yang hampir semua orang tua lewati. Yang membantu kami: 1) JANGAN jadikan makan medan perang. Anak sensitif banget sama emosi ortu, makin dipaksa dan diomelin makin nolak, dan makan jadi trauma. Santai, walau susah. 2) Buat jadwal makan teratur dan STOP ngemil/susu berlebihan di antaranya, sering anak GTM karena kenyang duluan sama susu/camilan. Beri jeda biar dia lapar beneran. 3) Batasi durasi makan maks 30 menit, kalau nggak mau ya sudahi tanpa drama, jangan dikejar-kejar sambil main HP. 4) Libatkan dia: makan bareng keluarga di meja, biarkan pegang makanan sendiri (walau berantakan), variasikan bentuk dan warna. 5) Porsi kecil dulu biar nggak overwhelmed. TAPI kalau berat badannya beneran seret sampai keluar dari kurva pertumbuhan atau nggak naik-naik, WAJIB ke dokter anak/posyandu buat cek, pastikan bukan masalah medis (anemia, infeksi, dll) dan pantau tumbuh kembangnya. Manfaatkan posyandu gratis di dekat rumah buat timbang dan konsultasi rutin. Fase ini akan lewat, sabar ya.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Yang bikin anakku akhirnya mau makan lagi: aku berhenti maksa dan mulai bikin makan itu menyenangkan. Makan sambil ngobrol ceria, biarkan dia eksplor sendiri, dan aku makan lahap di depannya biar dia niru (anak suka meniru). Aku juga ajak dia ikut nyiapin makanan sederhana, jadi dia penasaran pengen nyoba. Butuh kesabaran ekstra dan hati yang legowo kalau makanannya kebuang. Tekanan ortu justru sering jadi bumerang.
PPengusahaUMKM_WawanPemulaPengalaman nyataPunya UMKM makanan ringan, jatuh bangun bikin usaha, siap bagi tips buat pemula.
Cek dulu apakah ada penyebab fisik yang bikin nggak nyaman makan: lagi tumbuh gigi, sariawan, atau radang tenggorokan bisa bikin anak mogok makan. Anakku pernah GTM mendadak ternyata gara-gara tumbuh geraham yang sakit. Setelah reda, makannya normal lagi. Jadi sebelum panik soal pola, pastikan dia nggak lagi sakit atau kesakitan. Posyandu/dokter bisa bantu memastikan.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Soal berat badan seret, penting bedain: anak GTM tapi masih aktif, ceria, dan berat masih naik walau pelan itu beda dengan yang beneran stagnan/turun. Yang pertama biasanya cuma fase. Yang kedua perlu dievaluasi tenaga kesehatan. Pantau pakai KMS/buku KIA dan rutin timbang di posyandu biar kelihatan trennya. Jangan cuma bandingin sama anak tetangga, tiap anak beda. Kalau ragu, konsultasi, jangan self-diagnose dari internet (termasuk jawaban ini).