Cara nyimpen bumbu dapur biar awet dan nggak cepat busuk gimana?
Saya sering beli bawang, cabai, dan bumbu dapur banyak sekalian biar hemat, tapi ujungnya banyak yang busuk sebelum kepakai. Jadi malah mubazir. Ada tips nyimpen bumbu dapur biar tahan lama untuk rumah tangga?
Penanya anonim·Ditanyakan pada 21 jam lalu·1 orang sudah melihat·2 jawaban
Dari pengalaman saya sebagai ibu rumah tangga, kuncinya bumbu jangan disimpan dalam keadaan lembap dan jangan dicuci sebelum disimpan. Bawang merah dan putih simpan di tempat kering, sejuk, dan berventilasi, jangan di kulkas karena malah cepat lembek, taruh di keranjang terbuka jauh dari kompor. Cabai yang mau tahan lama, buang tangkainya, cuci lalu keringkan benar-benar sampai nggak ada air, baru simpan di wadah tertutup dengan alas tisu di kulkas. Untuk stok banyak, saya suka blender cabai dan bumbu dasar lalu bekukan di wadah es batu, tinggal ambil sesuai kebutuhan, praktis dan tahan berbulan-bulan. Jahe, kunyit, lengkuas bisa dibekukan utuh dan diparut saat beku. Beli secukupnya juga penting, hemat itu bukan beli banyak tapi beli sesuai kebutuhan.
B Bambang PemulaPengalaman nyata
Saya yang doyan masak di rumah punya trik biar bumbu awet dan nggak mubazir. Pertama, pisahkan penyimpanan sesuai sifatnya, jangan campur semua di satu kantong plastik karena gas dari satu bahan bisa mempercepat busuk yang lain. Kentang dan bawang jangan disimpan berdekatan. Untuk bumbu halus siap pakai, saya buat bumbu dasar merah, putih, dan kuning dalam jumlah banyak, tumis sampai matang lalu simpan di toples kaca bersih di kulkas, bisa tahan seminggu lebih dan bikin masak jadi cepat. Cabai dan tomat yang mulai layu langsung saya olah jadi sambal atau saus lalu simpan beku daripada dibuang. Kunci utamanya perputaran, pakai yang lama dulu, dan catat apa yang ada di kulkas biar nggak lupa sampai busuk. Belanja terencana itu penghematan terbesar.